Spiga

Nabung Yuuuuukkk

Moms,.....

Kerja seharian 8 jam
Ninggalin rumah & anak-anak
Sampe rumah badan dah pegel semua
Tapi kudu beres-beres ini dan itu....gak bisa langsung tepar di peraduan....
Terkadang terasa gajian bulana kurang cukup dibanding dengan apa yang sudah kita kerjakan...

He he he sifat manusia selalu merasa kurang
Apalagi dengan kondisi ekonomi yang seperti sekarang
Kok duit yang ada gak cukup ya....
Kalau begini, kapan mau nabung utnuk masa depan....?

Sebenernya gaji bulanan harus diatur sedemikian rupa agar kita bisa hidup nyaman, tanpa banyak beban. Sekaligus juga memastikan bahwa masa depankita sekeluarga terlindungi.

Pertanyaannya, bagaimana sebaiknya membagi persentase gaji bulanan yang kita terima?

Menurut pakar-nya: Godo Tjahjono, SE, M Si, RFC, praktisi bisnis dan keuangan adalah sebagai berikut: Persentase yang harus ditabung atau saving ratio berkisar antara 10-50 persen. Perhitungannya memerhatikan 3 aspek.

1) Jumlah dana tabungan yang sudah dimiliki saat ini. Kedua, besarnya cicilan yang masih ada. Ketiga, tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam 5-25 tahun ke depan.

Dari sana, Anda bisa membagi tabungan untuk beberapa tujuan, yakni;
Pertama, Anda harus memiliki dana darurat, minimal 3-6 kali pengeluaran keluarga per bulan dalam bentuk tabungan atau pun deposito. Bila belum ada, usahakan sekuat tenaga untuk memilikinya dengan menabung dalam persentase 30-50 persen hingga dana ini terbentuk.

2) bila Anda memiliki cicilan rumah dan kendaraan, usahakan besarnya jangan melebihi 30 persen dari pendapatan sehingga masih bisa berusaha untuk menyisihkan sekitar 10 persen untuk tabungan.

3) bila Anda menabung untuk biaya sekolah anak atau dana pensiun, buatlah perkiraan berapa nilai uang yang akan Anda butuhkan nanti dan menabunglah secara rutin sesuai dengan estimasi.

Karena besarnya persentase tabungan akan tergantung dari besarnya cita-cita Anda dan jangka waktu untuk melakukannya. Premi asuransi yang bisa digolongkan tabungan adalah hanya untuk produk-produk asuransi yang memiliki nilai tunai atau nilai investasi, seperti asuransi pendidikan dan pensiun.

selamat mencoba
semoga bermanfaat

SEMANGAT EMANSIPASI pada DUNIA BISNIS

Benih yang ditanam RA Kartini telah menumbuhkan daun, batang bahkan buah. Semangat emansipasi di Indonesia yang di-ilhami oleh tulisannya dalam buku Habis Gelap Terbitlah terang, hingga kini telah banyak mencetak-wanita-wanita yang sukses di berbagai bidang termasuk dunia bisnis.

Dalam dunia bisnis internasional, ternyata wanita secara aktifitas bisnis angkanya semakin besar. Saat ini wanita diperkirakan mencapai sepertiga jumlah enterpreneur di seluruh dunia.
Association Educational Foundation melaporkan di Amerika serikat, terdapat sekitar 25 persen waralaba yang dijalankan wanita. Dan hebatnya mayoritas wanita tersebut mendapatkan keberhasilan. Kenapa wanita bisa lebih sukses jika mulai melakukan bisnis waralaba ketimbang pria?

Seorang pakar psikologi menyebutkan, setidaknya terdapat lima keunggulan wanita dalam berbisnis :
1. Wanita cenderung mengikuti aturan dan lebih patuh terhadap aturan tersebut.
2. Wanita lebih luwes dalam hal bernegosiasi
3. Wanita lebih hati-hati dalam berbisnis
4. Wanita terbiasa mengatur keuangan
5. Wanita lebih ulet dan sabar

Namun demikian, dalam berbisnis apapun kunci keberhasilan utama perhatian alais FOCUS secara penuh pada bisnis tersebut.

semoga bermanfaat !!

Diary seorang MOM Hari ini

Jaman kuliah dulu pernah kerja part time di resto cepat saji, pernah
Tinggal seharian bersama keluarga, tanpa kerja dan tak memiliki penghasilan sendiri , ngurus anak-anak, sembari nunggu suami pulang kerja, pun pernah
Bekerja Full Time, berangkap sebelum mentari terbit dan pulang saat mentari tak lagi bersinar
Alhamdulillah, semuanya sudah kulakoni dengan segala rasa nano-nano Manis, asem, pahit, getir

Sebenernya mana sih yg paling enak dari semuanya ini?
Alhamdulillah (lagi) aku suka semuanya !!
Karena, masing-masing punya keistimewaan dan kenangan tersendiri
kenangan yang bisa kuceritakan pada anak-anakku

Bagiku, setiap profesi memiliki keistimewaan masing-masing, ada sisi enak dan tak enaknya
Working Moms gak boleh ngiri dengan para Moms yang memilih menjadi Full Time Moms (FTM)
Demikian pula sebaliknya yang FTM gak boleh "jeles" dengan moms yang berperan ganda.

Hidup ini adalah pilihan
Dan setiap pilihan ada konsekwensinya
Meskipun setiap orang memiliki alasannya sendiri
Tapi marilah kita berprasangka BAIK semuanya berangkat dari niat yang baik dan tulus ikhlas.

Contoh kata, ada seorang moms yang berangkat subuh kedinginan menerjang embun pagi hanya untuk menyapa pendengar dari stasiun radionya
Seorang Ibu berangkat tengah malam buta untuk menjual sayuran di pasar besar
teramat sangat mulia jika semua ini ia lakukan demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya
Begitupun jua dengan seorang Moms yangmenghabiskan waktunya mengurus rumah, mengasuh dan mendidik anak-anaknya, ini tak kalah mulia-nya

Menjadi wanita karier, menjadi ibu rumah tangga ataupun menjadi seseorang dengan multi peran adalah KARUNIA.

Sadar atau tidak, semua peranan ini sama-sama berat dan sama mulianya.
Namun aku tak pernah mau mendrive fikiranku pada titik "berat"nya
Semuanya akan berasa ringan bila alasannya cukup kuat

Aku menerima perananku dengan penuh rasa ridho, rasa syukur dan tanggung jawab.
Dari pada ngedumel dan berkeluh kesah tentangapa yang teristimewa, lebih baik menyibukkan diri dengan pengembangan potensi yang ada dalam diri kita masing-masing.

Semoga kita semua bisa menjadi Istri, Ibu, karyawan ataupun Individu yang mencintai peran yang kita jalani sekarang.
Bukankah kelak kita akan dimintai pertanggung jawaban atas semua ini?

"You may not have what you love
but You can love what you have"

Alhamdulillah
"Eretnoni"

SuperMOMs di Koran Jawa POS

LINK:
http://www.jawapos.co.id/metropolis_weekend/index.php?act=detail&nid=55977

[ Minggu, 08 Maret 2009 ]
Hati-Hati saat Anak Tak Lagi Gaptek
Memiliki anak yang mu-lai bersentuhan dengan teknologi membuat para ibu ini harus berhati-hati. Banyak cara yang dilakukan Emil, Devi, Enggar, Sitta, dan Henny untuk mengawasi anak-anaknya ketika menggunakan peranti, seperti telepon genggam atau internet. Berikut cerita mereka.

---

Anak-anak terbiasa pakai peranti teknologi apa saja?

Emil: Yang pasti internet ya. Soalnya, suami saya kan kerja di Swiss. Hanya pulang sekali dalam tiga bulan. Jadi, setiap pekan, anak-anak pasti sudah di depan komputer buat chatting sama papanya. Terus HP juga. Biasa kan, buat ngontrol mereka.

Devi: Iya sama sih. Paling internet sama HP. Soalnya, anak-anak saya sudah mulai pakai internet untuk mengerjakan tugas sekolah. Kalau HP, buat foto-fotoan dan SMS-an sama teman-temannya. Kadang HP anak-anak itu lebih canggih daripada punya mamanya.

Sitta: Anak-anak ya pasti internet sama HP. Tapi, sepertinya frekuensi pegang HP sekarang agak berkurang. Kan, kalau di sekolah sudah tidak boleh bawa HP lagi. Nanti bisa bermasalah dengan guru BK (bimbingan dan konseling).

Enggar: Sepertinya, semuanya sama ya. Saya juga HP sama internet. HP itu penting banget. Soalnya, kita bisa ngontrol mereka . Malah tukang becak langganan yang antar jemput anak-anak juga punya HP. Jadi, saya bisa memonitor terus.

Henny: Dibandingkan mereka, anak saya paling kecil. Masih satu tahun. Jadi, belum ngerti apa-apa. Hanya karena suami saya kerja di Timor Leste, saya juga sering ajak anak saya chatting. Tapi, dia suka bosan. Jadi, ditinggal main yang lain.

Bagaimana cara mengawasi penggunaan alat-alat tersebut?

Enggar: Anak-anak saya belikan HP nonkamera. Mereka kan masih kecil. Jadi, belum butuh HP yang canggih-canggih. Internet di rumah hanya boleh dipakai kalau saya ada. Kalau saya kerja, modemnya saya cabut. Jadi, mereka hanya pakai komputer buat main games.

Devi: Kalau internet, saya memang tidak terlalu ngawasi ya. Tapi, kalau HP, saya suka diam-diam periksa. Tapi, ternyata, mereka sama narsisnya dengan mamanya. Hehehehe. Dua-duanya kan cewek. Jadi, isinya ya foto mereka semua. Mulai wajah ditekuk-tekuk, sampai jari kaki aja difoto.

Sitta: Wah, saya tidak pernah bongkar-bongkar ya. Kalau internet sih, sepengetahuan saya buat tugas sekolah aja. Tapi, anak saya juga jarang pakai. Sepertinya, anak saya lebih suka sibuk dengan kegiatannya.

Emil: Rasanya, anak-anak saya masih terlalu kecil. Jadi, mereka belum pakai HP atau internet untuk macam-macam. Paling buat telepon saya atau temannya. Lagi pula, internetnya hidup kalau akhir pekan saja. Buat chatting sama papa. Selebihnya ya jadi komputer. Bener kata Enggar, buat games aja.

Sekarang di televisi kan banyak berita penyalahgunaan HP atau internet, pernah membahasnya bersama anak-anak?

Sitta: Iya dong. Jadi, kalau pas lihat televisi, saya beri tahu. Itu bisa jadi contoh. Jangan sampai meniru hal yang seperti itu. Tidak baik. Kan banyak tuh yang ada anak tawuran terus direkam di HP atau yang porno-porno.

Emil: Nggak ya. Soalnya, kita memang jarang nonton televisi. Anak-anak kan sekolah yang full day itu. Jadi, mereka pulang sore. Setelah itu, semuanya kumpul di kamar saya, terus kita nonton film kartun. Kalau pembantu, saya minta tidak nonton televisi atau sinetron selama anak-anak saya belum tidur.

Devi: Kayaknya jarang ya. Karena kita jarang nonton televisi. Apalagi sinetron. Ceritanya mbulet. Tapi, kalau ada berita tentang itu, mungkin dibicarakan secara tidak langsung. Soalnya, mereka juga sibuk dengan kegiatan masing-masing. Belum lagi sekolah mereka juga full day.

Enggar: Rasanya tidak. Sama seperti Emil, anak-anak saya lebih suka nonton film kartun. Jadi, yang kita lihat setiap hari ya film-film kartun. Jadi, mereka belum terlalu banyak tahu. Lagi pula, mereka masih kecil. (any/dos)


INDEX MINGGU INI

* Ngomongin Anak hingga Pembantu
* Program Keuangan Usanjaya-Intan Tirza untuk Pendidikan Anak
* Paksakan Diri Menabung dengan Otodebit
* Pilihan Instrumen Investasi untuk Investor Awam
* Tanam Saham untuk Dana Hari Tua
* Asyiknya Berolahraga di Rumah dan Sekolah
* Bikin Aktivitas Fisik yang Fun

HALAMAN SEBELUMNYA

* Orang-Orang Fobia
* Mencari Terapi tanpa Pisang
* Penasaran tapi Tak Berani Cari Tahu
* Fadjar Azadia dan Ketakutan terhadap Kancing Bulat
* Diyan Cahyaningsih, Penderita Fobia Peniti
* Tujuh Bulan Terapi Pin dan Bros
* Ngilu Lihat Sylvester Stallone Naik Gunung
* Bersih dari Bahan Hewani
* Pantangan Daging Harus Lahir dan Batin
* Vegetarian Cegah Degeneratif



Copyright @2008 IT Dept. JAWA POS
Jl. Ahmad Yani 88, Surabaya 60234 Jawa Timur - Indonesia
Phone. (031) 8283333 (Hunting), Fax. (031) 8285555

Discount 20% Produk House of TAAJ untuk SuperMOMs



Dear all MOMs
Dalam rangka meramaikan Valentine - Hari Kasih Sayang, House of TAAJ memberikan penawaran menarik bagi semua member SuperMOMs Community, yaitu discount 20% bila berbelanja produk-produk House of TAAJ yang tersebar di beberapa outlet.

Syarat:
1. Menjadi member SuperMOMs Community
2. Membawa / menunjukkan member card yg dapat di down load di halaman ini juga.
3. Bila anda posisi di Surabaya, akan dikenakan ongkos kirim hanya Rp. 5000 saja, namun bagi yg di luar surabaya akan dikenakan biaya sesuai jarak dan berat barang-nya.
4. Tunjukkan Member Card pada petugas saat anda berbelanja.
5. Member card berlaku selama satu tahun sejak Pebruari 2009 - Pebruari 2010.

Caranya gampang mengunduh "Member Card":
Print Member Card ini (di milist: bisa jg dilihat di "Photos")
Kemudian bubuhi nama anda
setelah itu pakailah berbelanja di outlet-outlet House of TAAJ berikut:
1. Distribution outlet TAAJ
Pusat Grosir Surabaya (PGS) lt 3 blok E 3 no 5-6 surabaya
telp 031-60731000
2. Toko AFIFAH
Pusat Grosir Surabaya (PGS) lt 3 blok F 1 no 9-10 surabaya
telp. 031-52403544
3. Http://HouseofTAAJ.com
4. Http://Pusatkasual.com
5. Http://Pusatkerudung.com
6. Http://KerudungTAAJ.com


OK deh MOMs
Happy shopping produk berkwalitas
:)

KANKER SERVIKS DAPAT DICEGAH

Dear MOMs
Ini pengalaman pribadi, bahwa saya kehilangan beberapa kerabat karena wafat akibat Kanker serviks....
so gak ada salahnya kalo hari ini kita bicarain penyakit yang menakutkan ini yaaa....

APA ITU KANKER SERVIKS (KANKER LEHER RAHIM) ?
Kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim
Kanker serviks merupakan kanker yang tersering dijumpai di Indonesia baik diantara kanker pada perempuan dan pada semua jenis kanker kejadiannya hampir 27% diantara penyakit di Indonesia.

Namun demikian lebih dari 70% penderita datang memeriksakan diri dalam stadium lanjut, sehingga banyak menyebabkan kematian karena terlambat ditemukan dan diobati.


DIMANA LETAK LEHER RAHIM ?
leher rahim adalah bagian bawah rahim yang menonjol ke dalam liang senggama (vagina). di tempat ini sering terjadi kanker yang disebut kanker serviks



ADAKAH GEJALA ?

Kanker serviks pada stadium dini sering menunjukkan gejala atau tanda-tandanya yang khas, bahkan tidak ada gejala sama sekali.

Gejala yang sering timbul pada stadium lanjut antara lain:
  • Pendarahan sesudah senggama
  • Keluar keputihan atau cairan encer dari vagina
  • Pendarahan sesudah mati haid (menoipause)
  • Pada tahap lanjut bercampur darah, nyeri pinggul atau tidak dapat buang air kecil

APAKAH PENYEBABNYA ?
Lebih 95% kanker serviks berkaitan erat dengan infeksi HPV yang dapat ditularkan melalui aktivitas seksual. Saat ini sudah terdapat vaksin untuk mencegah inveksi HPV khususnya tipe 16 dan 18 yang diperkirakan menjadi penyebab 70% kasus kanker serviks di Assia.

APA SAJA YANG MENJADI FAKTOR RESIKO ?
Beberapa faktor resiko terkena kanker serviks antara lain:
  • Mulai melakukan hubungan seks pada usia dini (muda)
  • Sering berganti-ganti pasangan seksual tanpa menggunakan kondom
  • Sering menderita inveksi i daerah kelamin
  • Melahirkan banyak anak
  • Kebiasaan merokok (resikonya 2x lebih besar)
  • Defisiensi vitamin A, C, E
KANKER SERVIKS TAHAP DINI / TAHAP PRA KANKER
Kanker serviks dapat dikenali pada tahap pra-kanker yaitu dengan cara melakukan antara lain pemeriksaan SKRINING artinya melakukan pemeriksaan tanpa menunggu keluhan. beberapa metode skrining telah dikenal yaitu antara lain:
  • Pap smear
  • Iva
KAPAN MELAKUKAN PAP SMEAR ?
  • Pemeriksaan PAP SMEAR dilakukan kapan saja, kecuali pd masa haid atau sesuai petunjuk dokter
  • Bagi perempuan yang sudah menikah atau sudah melakukan hubungan seksual, lakukan PAP SMEAR minimal 1 tahun sekali
  • Lakukan pemeriksaan PAPA SMEAR sesegera mungkin dan jangan menunggu sampai timbul gejala.

BAGAIMANA PEMERIKSAAN DILAKUKAN ?
Pemeriksaan dilakukan di atas kursi pemeriksa kandungan oleh dokter atau bidan yang sudah dilatih, dengan menggunakan alat untuk membantu membuka liang senggama. Ujung leher diusap dengan spatula untuk mengambil cairan yang mengandung sel-sel dinding leher rahim. Usapan ini kemudian diperiksa jenis sel-selnya di bawah mikroskop. Apabila hasl pemeriksaan positif (terdapat sel-sel yang tidak normal), harus segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan oleh dokter ahli kandungan.

IVA Inveksi Visual dengan Asam Asetat)
Yaitu memeriksa leher rahim dengan cara melihat langsung leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5%. Bila setelah pulasan asam asetat 3-5% ada perubahan warna yaitu nampak bercak putih, maka kemungkinan ada kelainan tahap pra-kanker serviks (pra-kanker leher rahim)

DIMANA PEMERIKSAAN DAPAT DILAKUKAN ?
Pemeriksaan PAP SMEAR/IVA dapat dilakukan di berbagai tempat, seperti:
  • Rumah sakit
  • Rumah Bersalin
  • Pusat atau klinik deteksi dini kanker
  • Praktek dokter spesialis kandungan
  • puskesmas
  • Prakter dokter umum dan bidan yang telah mempunyai peralatan untuk melakukan pemeriksaan PAP SMEAR.

PESAN YANG PERLU DIINGAT
  1. Untuk melakukan skrining kanker serviks jangan sampai menunggu ada keluhan
  2. Datanglah ke tempat periksa untuk melakukan PAP SMEAR atau IVA
  3. Jika ditemukan kelainan pra-kanker ikutilah pesan petuga/dokter. Apabila perlu pengobatan, jangan ditunda, karena pada tahap ini tingkat kesembuhannya hampir 100%
  4. Jangan TUNDA lagi, bila anda mencintai Suami dan anak-anak anda, karena kesehatan anda adalah aset utama untuk tetap bisa bersama mereka

TIPS SEHAT:

  1. Banyak minum air putih
  2. Perbanyak makan buah dan sayuran
  3. Kurangi mengkonsumsi junk food, makanan berlemak dan jerohan
  4. kurangi makan makanan "kemaren" yang diangetin, yang di fermentasi, kurangi makan gorengan utamanya dari minyak jelantah
  5. Lakukan detox minimum 1 kali dalam setahun
  6. Hindari soft drink
  7. Olah raga yang cukup
  8. Selalu berfikir positip dan optimis
Bahan tulisan: Yayasan Kanker Indonesia

MOTHERS DAY

Mothers day atau Hari Ibu, di Indonesia biasa diperingati pada tanggal 22 Desember 2008.
Sejarah menoreh bahwa Hari Ibu ini awalnya ditetapkan tanggal 22 Desember 1938 pada Kongres Wanita ke-3 yang diadakan di Bandung.
Penetapan tanggal tsb bertujuan demi menjaga semangat kebangkitan para Wanita Indonesia secara terorganisasi dan bergerak sejajar dengan kaum pria.
Mengingat pentingnya makna Hari Ibu tersebut, pada tgl 16 Desember 1959 Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit President Nomor. 316 Tahun 1959 yang menetapkan Hari Ibu sebagai Hari Nasional.
Kesetaraan Peranan Wanita Indonesia sama dengan kaum Lelaki yang diharapkan, senafas dengan cita-cita Kartini yang dituangkan dalam bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang. Namun belakangan banyak cara memperingati Hari Ibu mulai dari lingkungan terkecil hingga skope yang luas.
Menurut hemat saya, apapun itu, ada atau tidak peringatan Hari Ibu, setiap hari memang kita harus menauladani Perjuang Ibu kita masing-masing, dari ia mengandung hingga ia membesarkan bahkan menghantarkan kita menjadidi sosok berguna kini. Sekecil apapun itu, andil Ibu sangat berarti didalamnya.
Dan kini, kita akan menjadi atau bahkan yang sudah menjadi IBu dari anak-anak kita, tauladan yang baik harus kita berikan pada buah hati kita yang akan menjadi poenerus di masa datang. Tanpa bekal ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang banyak, mustahil bisa menghantar mereka ke gerbang kesuksesan.
SuperMOMs community hadir awalnya karena punya satu keinginan sederhana yaitu mengajak kaum ibu - MOMs untuk menjadi orang yang selalu belajar menjadi Insan yang lebih baik di kesehariannya, yang pastinya akan berdampak langsung pada keluarganya, pasangannya, anak-anaknya dan meluas pada sekelilingnya.
Banyak jalan menuju ke Roma, dengan berdoa dan berikhtiar serta belajar dari mana saja, siapa saja & kapan saja, insya Allah akan menjadi maslahat bagi semuanya
Selamat Hari IBU, untuk anda semua MOMs
Teriring doa dan salam penuh cinta
moMderator